pialadunia2026.cc - Kekalahan menyakitkan Real Madrid dari Benfica di Liga Champions benar-benar meninggalkan luka mendalam. Hasil itu bukan hanya soal kehilangan tiga poin, tetapi juga memaksa Los Blancos gagal lolos otomatis ke babak 16 besar dan harus melalui jalur playoff yang lebih berisiko.
Madrid sebenarnya memulai laga dengan meyakinkan. Kylian Mbappe membawa tim tamu unggul lebih dulu dan sempat memberi harapan malam indah di Lisbon. Namun, situasi berubah drastis setelah Benfica menyamakan kedudukan.
Pertandingan kemudian berjalan liar. Intensitas meningkat, emosi memuncak, dan dua pemain Madrid harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat kartu merah. Dalam kondisi pincang, Madrid kesulitan menjaga stabilitas permainan.
Puncak drama terjadi pada menit ke-98. Kiper Benfica, Anatoliy Trubin, mencetak gol telat yang memastikan kemenangan tuan rumah sekaligus menutup malam buruk Madrid. Gol tersebut menjadi simbol betapa kacau dan tak terduganya laga tersebut bagi raksasa Spanyol.
Akibat kekalahan ini, pasukan Alvaro Arbeloa harus menambah dua pertandingan ekstra di kompetisi Eropa. Jadwal makin padat, tekanan makin besar.
Tak butuh waktu lama bagi manajemen Madrid untuk bereaksi. Kabarnya, klub langsung bergerak di bursa transfer dan siap mengajukan penawaran fantastis untuk memperkuat skuad—sebuah sinyal bahwa kekalahan di Lisbon tak akan dibiarkan begitu saja.
Baca Juga : Mengejutkan! Ini Penyebab Sebenarnya Yamal Tak Tampil vs Slavia, Bukan Karena Cedera
Real Madrid Ajukan Tawaran Fantastis untuk Cristian Romero
Kekalahan dari Benfica rupanya menjadi alarm keras bagi Real Madrid. Hasil tersebut diyakini mempercepat rencana transfer mereka, terutama untuk membenahi lini pertahanan yang dinilai belum cukup solid di momen-momen krusial.
Presiden klub, Florentino Perez, disebut melihat kebutuhan mendesak akan sosok pemimpin baru di jantung pertahanan. Nama Cristian Romero pun langsung muncul sebagai target utama.
Menurut laporan Fichajes, Los Blancos dikabarkan telah mengajukan tawaran fantastis senilai £87 juta kepada Tottenham Hotspur. Bek timnas Argentina itu dianggap sebagai profil ideal: agresif, berpengalaman, dan memiliki mental juara yang sesuai dengan DNA Madrid.
Menariknya, proposal tersebut dilaporkan dikirim hanya beberapa jam setelah laga kontra Benfica berakhir. Ini menjadi sinyal jelas bahwa Madrid tidak ingin berlama-lama merespons kekalahan tersebut.
Meski begitu, jalan untuk memboyong Romero jelas tidak mudah. Tottenham masih berada dalam posisi tawar yang kuat dan tidak berada di bawah tekanan finansial. Hingga kini, belum ada kepastian apakah Spurs bersedia melepas salah satu pemain kunci mereka, terlebih di fase akhir bursa transfer musim dingin.
Satu hal yang pasti, Madrid sedang bersiap melakukan langkah besar.
Romero Buka Suara Tegas soal Masa Depannya
Di tengah derasnya rumor ketertarikan Real Madrid, Cristian Romero sebenarnya sudah lebih dulu menunjukkan komitmennya kepada Tottenham Hotspur.
Bek asal Argentina itu menandatangani kontrak baru pada Agustus lalu yang akan mengikatnya hingga tahun 2029. Artinya, posisi Spurs dalam situasi ini sangat kuat. Mereka tidak berada dalam tekanan apa pun untuk melepas sang bek.
Bahkan, pelatih Thomas Frank telah memberikan kepercayaan besar dengan menunjuk Romero sebagai kapten tim. Sebuah bukti bahwa perannya di ruang ganti maupun di atas lapangan sangat vital.
Sebelumnya, Romero juga sempat dihubungkan dengan Atletico Madrid. Namun saat itu, ia memilih tetap bertahan di London Utara dan menegaskan kesetiaannya.
Baca Juga : 4 Klub Dipastikan Tersingkir dari Liga Champions 2025/2026 Meski Masih Ada Satu Laga Tersisa
“Saya sangat bahagia di klub ini. Bagi saya, klub ini adalah yang terbaik di dunia. Dua minggu terakhir, pertama menjadi kapten dan sekarang menandatangani kontrak dengan klub. Bagi saya, ini adalah keputusan yang fantastis,” ujar Romero, seperti dikutip dari Sportbible.
Ia pun menyampaikan pesan khusus kepada para pendukung Spurs.
“Pesan saya kepada para penggemar adalah terima kasih atas dukungan luar biasa Anda setiap hari dan setiap pertandingan. Bagi saya, dan ini juga penting bagi tim,” tegasnya.
Dengan pernyataan sejelas itu, langkah Real Madrid untuk memboyong Romero jelas tidak akan mudah.