pialadunia2026.cc - Bek tangguh Mariano Troilo tampil sebagai sosok paling menentukan saat AC Milan menghadapi Parma. Penampilannya yang solid sepanjang laga membuatnya layak dinobatkan sebagai man of the match dalam duel panas di San Siro.

Pertandingan pekan ke-26 Serie A musim 2025/2026 itu berakhir pahit bagi tuan rumah setelah harus mengakui keunggulan Parma dengan skor tipis 0-1 pada Senin (23/2/2026) dini hari WIB.

Gol semata wayang yang dicetak Troilo menjelang akhir babak kedua menjadi pembeda dalam laga yang berjalan ketat. Sundulannya memastikan Parma membawa pulang tiga poin, sekaligus mematahkan upaya Milan yang sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan namun gagal berbuah gol.

Kekalahan ini membuat Milan tetap bertahan di posisi kedua klasemen dengan koleksi 54 poin. Namun, jarak mereka kini semakin melebar menjadi 10 angka dari rival sekota, Inter Milan, yang masih nyaman di puncak klasemen.

Bagi Parma, kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga bukti bahwa mereka mampu tampil disiplin dan efektif di kandang salah satu tim terkuat Italia musim ini.

Mariano Troilo Jadi Penentu Kemenangan

Bek Mariano Troilo tampil sebagai sosok penentu kemenangan Parma saat bertandang ke markas AC Milan.

Ia sukses menjebol gawang yang dikawal Mike Maignan pada menit ke-80 lewat sundulan tajam memanfaatkan situasi sepak pojok. Gol tersebut menjadi momen krusial yang memastikan Parma membawa pulang kemenangan penting.

Baca Juga : Hasil Milan vs Parma: Kekalahan Memalukan di San Siro, Rossoneri Kian Jauh dari Inter

Menariknya, itu merupakan gol pertama Troilo sejak berseragam Parma. Meski hanya satu gol, kontribusi tersebut langsung berbuah tiga poin berharga bagi tim tamu dalam laga yang berjalan ketat.

Berdasarkan data statistik FotMob, Troilo tampil impresif sepanjang 90 menit pertandingan. Ia mencetak satu gol dari satu percobaan tembakan, menunjukkan efektivitas tinggi di lini belakang sekaligus saat membantu serangan.

Selain itu, ia mencatat akurasi umpan 30 sukses dari 35 percobaan atau sekitar 86 persen. Nilai expected goals (xG)-nya tercatat 0,16, sementara kontribusi defensifnya juga sangat menonjol dengan total 13 aksi bertahan. Meski tidak menciptakan peluang atau assist, performanya tetap menjadi kunci kemenangan Parma.

Susunan Pemain

Dalam pertandingan ini, AC Milan tampil dengan formasi 3-5-2 dengan Mike Maignan berdiri di bawah mistar. Lini belakang diisi oleh Fikayo Tomori, Koni De Winter, dan Davide Bartesaghi.

Di sektor tengah, Alexis Saelemaekers dan Pervis Estupinan beroperasi di sisi sayap, sementara trio Ruben Loftus-Cheek, Luka Modric, dan Adrien Rabiot mengisi lini tengah. Untuk urusan mencetak gol, Milan mengandalkan duet Christian Pulisic dan Rafael Leao, dengan tim dipimpin oleh pelatih Massimiliano Allegri.

Baca Juga : Suporter Inter yang Lempar Petasan ke Emil Audero Akhirnya Minta Maaf

Sementara itu, Parma juga menggunakan skema 3-5-2 dengan Edoardo Corvi sebagai penjaga gawang. Barisan pertahanan dihuni oleh Enrico Del Prato, Mariano Troilo, dan Lautaro Valenti.

Di lini tengah, Sascha Britschgi, Adrian Bernabe, Mandela Keita, Christian Ordonez, serta Emanuele Valeri menjadi motor permainan. Sedangkan di lini depan, Parma mengandalkan duet Gabriel Strefezza dan Mateo Pellegrino di bawah arahan pelatih Carlos Cuesta.