pialadunia2026.cc - Real Madrid sukses meraih kemenangan penting 3-2 atas Atletico Madrid dalam laga panas El Derbi Madrileno di Santiago Bernabeu. Hasil manis pada Senin (23/3/2026) dini hari tadi membuat Los Blancos terus menempel ketat Barcelona di puncak klasemen sementara La Liga.

Di bawah arahan Alvaro Arbeloa, pasukan Los Blancos menunjukkan mentalitas baja. Meski sempat tertinggal lebih dulu dari rival sekotanya, mereka berhasil bangkit dan membalikkan keadaan. Kemenangan ini juga melengkapi pekan gemilang Arbeloa setelah sebelumnya menyingkirkan Manchester City di Liga Champions.

Bek muda Dean Huijsen akhirnya buka suara setelah kemenangan dramatis ini. Ia menyebut laga ini sangat emosional karena sekaligus menjaga peluang Real Madrid dalam perburuan gelar La Liga musim ini.

“Ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi kami. Kami tahu jika ingin bersaing di La Liga, kami harus memenangkan laga ini, dan kami berhasil melakukannya,” kata Huijsen, menegaskan tekad tim.

Dengan hasil ini, jarak poin dengan rival abadi mereka, Barcelona, tetap empat angka, menjaga persaingan ketat di puncak klasemen. Suasana di Bernabeu benar-benar membara, dengan para penonton menyaksikan determinasi tinggi para pemain dalam membalikkan skor dan meraih kemenangan penting ini.

Baca Juga : Arbeloa Senang, Simeone Kecewa Usai Real Madrid vs Atletico

Vinicius Junior Tampil Magis di Bernabeu

Vinicius Junior menunjukkan performa luar biasa dengan memborong dua gol yang menjadi penentu kemenangan dramatis Real Madrid atas Atletico Madrid di Bernabeu.

Atletico sempat unggul lebih dulu melalui aksi cepat Ademola Lookman, sebelum Vinicius menyamakan skor lewat eksekusi penalti yang tenang.

Tidak lama berselang, Federico Valverde membawa Madrid berbalik unggul dengan golnya yang tercipta dari kemelut di depan gawang lawan. Namun, atmosfer Bernabeu sempat terdiam ketika Nahuel Molina melepaskan tembakan keras jarak jauh yang berhasil membuat skor kembali imbang.

Beruntung bagi Los Blancos, Vinicius kembali menunjukkan kelasnya. Dengan aksi individu memukau, ia melewati pertahanan Atletico dan mencetak gol kemenangan, memastikan tiga poin tetap berada di kandang. Sepanjang laga, winger asal Brasil ini menjadi momok bagi lini belakang Los Rojiblancos.

“Pertandingan yang sangat bagus. Vini mencetak dua gol, lewat penalti dan gol yang luar biasa. Dia selalu termotivasi di setiap pertandingan dan bekerja sangat keras. Saya sangat senang untuknya, dan tentu saja karena kami menang,” ujar Dean Huijsen, memuji performa sang bintang.

Pembelaan Terhadap Federico Valverde

Laga panas antara Real Madrid dan Atletico Madrid juga diwarnai insiden kartu merah yang diterima Federico Valverde setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Alex Baena di menit-menit akhir. Meski harus bermain dengan sepuluh orang, lini pertahanan Madrid tetap tampil militan, mampu meredam serangan sporadis tim tamu hingga peluit akhir dibunyikan.

Bek muda Dean Huijsen kemudian angkat suara untuk membela rekan setimnya. Menurut Huijsen, hukuman kartu merah yang diterima gelandang asal Uruguay tersebut terlalu berlebihan.

“Saya rasa itu bukan kartu merah, dia hanya menghentikan permainan dan itu seharusnya cukup dengan kartu kuning,” tegas Huijsen.

“Bagiku itu bukan tindakan agresi. Dia hanya menghentikan serangan lawan, seperti halnya menarik baju pemain,” lanjutnya, menekankan bahwa Valverde tetap bermain dengan intensitas tinggi namun tidak berniat merugikan lawan.

Baca Juga : Vinicius Junior Jadi Man of the Match Real Madrid vs Atletico

Era Baru Los Blancos di Tangan Alvaro Arbeloa

Kemenangan ini menjadi momen manis bagi Alvaro Arbeloa, yang menjalani debutnya di Derby Madrid sebagai pelatih sejak Januari lalu. Perubahan gaya bermain serta chemistry tim yang semakin solid menjadi kunci kebangkitan Real Madrid di paruh kedua musim ini.

Bek muda Dean Huijsen mengakui bahwa timnya saat ini berada dalam tren positif yang terus meningkat setiap harinya. Ia menilai adaptasi para pemain terhadap strategi baru yang diterapkan Arbeloa sudah mulai membuahkan hasil.

“Kami tahu jika ingin bersaing di La Liga, kami harus memenangkan laga ini, dan kami berhasil melakukannya,” ujar Huijsen.

“Wajar jika kami membutuhkan waktu untuk beradaptasi, karena kami memiliki pelatih baru dan ingin bermain dengan sistem yang berbeda,” tutupnya, menegaskan optimisme tim untuk sisa musim ini.