pialadunia2026.cc - AC Milan meraih kemenangan krusial 1-0 atas Inter Milan dalam Derby della Madonnina di San Siro. Kemenangan ini tidak hanya membawa tiga poin penting, tetapi juga menjadi suntikan moral besar bagi Rossoneri dalam perburuan gelar Serie A.
Gol tunggal Pervis Estupinan menjadi penentu hasil laga. Lebih spesial lagi, ini merupakan gol pertamanya sejak bergabung dengan Milan, sekaligus memberikan momentum besar bagi tim.
Namun, menurut pelatih Massimiliano Allegri, gol tersebut bukan sekadar kebetulan. Ia menegaskan bahwa momen itu lahir dari rencana taktik yang matang dan sudah dilatih sebelumnya, menunjukkan kerja keras tim di sesi latihan membuahkan hasil nyata di lapangan.
"Gol ini adalah hasil dari strategi yang kami siapkan dengan cermat. Estupinan mengeksekusinya dengan sempurna," ujar Allegri.
Dengan kemenangan ini, Milan semakin percaya diri dan tetap menjaga peluang mereka untuk memangkas jarak di puncak klasemen, sambil menunjukkan bahwa persiapan dan disiplin taktik bisa membuat perbedaan dalam laga besar.
Allegri Ungkap Gol Estupinan ItuSesuai Dengan Rencana Milan
Pelatih Massimiliano Allegri menegaskan bahwa gol Pervis Estupinan ke gawang Inter Milan bukan kebetulan. Milan telah menyiapkan skenario khusus untuk memanfaatkan kelemahan lini pertahanan Inter, dan strategi itu akhirnya membuahkan hasil.
Estupinan berlari menyambut umpan terobosan Youssouf Fofana sebelum menaklukkan Yann Sommer dengan tembakan akurat ke tiang dekat. Menurut Allegri, momen ini adalah hasil dari latihan yang matang dan dipelajari timnya.
Baca Juga : Estupinan Bobol Gawang Inter Milan: Gol Ini Sangat Penting dalam Karir Saya!
“Luis Henrique adalah pemain yang sangat bagus, tetapi kami sudah menyiapkan situasi itu dalam latihan,” kata Allegri kepada DAZN Italia.
Pelatih asal Italia itu juga menyinggung peluang serupa yang nyaris terjadi sebelumnya. “Sebelum gol itu, ada umpan silang Adrien Rabiot yang sebenarnya bisa disambut Estupinan jika ia membaca situasinya sedikit lebih cepat.”
Allegri menambahkan pujian untuk Fofana. “Dia melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan assist tersebut. Bahkan dia punya dua umpan penting lainnya saat melawan Cremonese yang tidak berhasil kami ubah menjadi gol. Tim ini sedang berkembang dan menunjukkan progres nyata.”
Dengan kemenangan ini, Milan tidak hanya merebut tiga poin penting, tapi juga menegaskan bahwa kerja keras, latihan terencana, dan disiplin taktik bisa membuat perbedaan dalam laga besar seperti Derby della Madonnina.
Allegri Tetap Sebut Inter Favorit Scudetto
Meski AC Milan berhasil menaklukkan Inter Milan 1-0 dalam Derby della Madonnina, pelatih Massimiliano Allegri tetap menilai rival sekotanya sebagai favorit kuat untuk meraih Scudetto musim ini. Menurut Allegri, keunggulan tujuh poin di puncak klasemen memberikan modal besar bagi Inter.
“Musim terakhir kami memenangi kedua derby Serie A adalah pada 2010-11,” ujar Allegri sambil tersenyum. “Dan musim itu berakhir dengan kami memenangkan Scudetto.”
Meski demikian, Allegri menegaskan bahwa fokus utama Milan saat ini bukan semata-mata mengejar gelar juara, melainkan memastikan tiket Liga Champions untuk musim depan.
“Inter memiliki keunggulan tujuh poin di puncak klasemen. Itu keuntungan besar, mereka masih tim terkuat dan jelas menjadi favorit,” lanjutnya.
Allegri juga menyoroti performa timnya di beberapa momen. “Kami sebenarnya bisa tampil lebih baik dan lebih tajam di sepertiga akhir lapangan dalam beberapa situasi. Namun kemenangan ini tetap penting dan memberi motivasi besar bagi kami.”
Dengan sikap realistis Allegri, Milan tetap menjaga ambisi tinggi sekaligus fokus pada target jangka pendek, sambil menyiapkan diri menghadapi sisa 10 pertandingan Serie A.
Baca Juga : Pervis Estupinan Jadi Man of the Match Milan vs Inter
Kemenangan Penting untuk Bersaing di Puncak
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menekankan bahwa kemenangan 1-0 atas Inter Milan bukan sekadar soal gengsi derby, tetapi juga langkah penting untuk menjaga posisi Milan di papan atas Serie A.
“Kami hanya bisa merasa senang, karena kami menjaga Juventus tetap berjarak 10 poin, serta Como dan Roma sembilan poin di belakang. Jadi mendapatkan hasil hari ini sangat penting,” ujar Allegri.
Pelatih berpengalaman itu menambahkan bahwa fase akhir musim menjadi titik penentuan, dan Milan sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari.
“Kami bekerja selama tujuh bulan untuk memastikan bahwa kami mencapai bulan Maret dalam kondisi terbaik. Karena pada fase inilah pertandingan paling penting dimainkan dan segalanya ditentukan,” tambah Allegri.
Dengan sisa 10 laga, Milan kini siap menghadapi fase penentuan dengan kepercayaan diri tinggi, sambil tetap menjaga ambisi untuk menantang Scudetto dan mengamankan tiket Liga Champions.